Sudahkah Anda menonton sebuah film minggu ini? kalau belum tidak adaa salahnya jika Anda mencoba menonton
"the handmaiden". Film besutan sutradara
Park Chan-wook dan dibintangi oleh
Kim Min-hee,
Ha Jung-woo dan
Kim Tae-ri. diadaptasi dari novel
Fingersmith by Welsh writer
Sarah Waters. Berlatar tahun 1930 dimana korea masih berada dalam wilayah kolonial jepang.
Kim Tae-ri sebagai Sook-hee alias Ok Joo alias Tamago, memerankan peran sebagai pembantu Hideko (Kim Min-hee) yang seorang keturunan aristrokrat jepang. Namun perannya hanya sebagai topeng palsu, niat busuk terselubung. Hideko, seorang gadis yang dibesarkan oleh pamannya yang kejam ingin segera mengakhiri penderitaannya. Bekerjasama dengan
Ha Jung-woo , bangsawan Fujiwara menginginkan Sook-hee memainkan perannya dengan baik. Tidak ada yang salah pada awalnya ketika Sook-hee bertemu pertama kali dengan Hideko hingga akhirnya Hideko ingin menyerah karena tidak mengerti kenapa ia mencintai Sook-hee gadis yang dipikirnya akan ia tipu itu, ia mengkhawatirkannya.
Dipenuhi intrik, tipu muslihat, penipu yang ditipu, khianat mengkhiananti. tidak ada yang salah hingga berakhir dengan hubungan sesama jenis antara keduanya. Film berdurasi 145 menit ini beralur maju mundur sehingga Anda tidak perlu menyudahi film ini ditengah jalan karena akhir yang
unpredictable.
Tidak masalah apakah Anda seorang pencinta sesama jenis atau bukan film ini tetap memiliki daya tarik tersendiri, sebuah film Korea yang banyak menggunakan bahasa Jepang ini tentunya memberitahu Anda bahwa Korea pun pernah dijajah jepang. Menarik, tetapi bukan jenis film keluarga yang dapat Anda tonton bersama anak-anak. Karena banyak adegan yang apabila ditayangkan di Indonesia tentu akan dibannded, ada beberapa hal memang yang perlu ditinjau ulang. ketika Anda menonton flashback dari Hideko Anda akan tahu bahwa pada akhirnya Hideko memberitahu Sook-hee kebenarannya, namun mengapa pada sudut pandang Sook-hee, ia bermonolog seolah tidak mengetahuinya. kata-kata yang digunakan pun menggambarkan bahwa Sook-hee amat merasa kasihan terhadap Hideko yang dipikirnya akan masuk RSJ. terlepas dari lamanya durasi yang dihabiskan oleh flashback dari sudut pandang Hideko film ini agak membingugkan kalau anda tidak mengerti bahasanya, tapi tentu itu tidak membebani karena sudah banyak subtitle yang bertebaran. anda hanya perlu menghapal beberapa kata seperti imobu, danna sama, ojousama dan yang lainnya. Sook-hee juga mempunyai banyak alias jadi anda tidak perlu kebingungan ketika ia mengaku sebagai Ok-joo ataupun Tamago.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar